Untung cuma sedikit dan sebentar gigitannya dan langsung lepas dari tangan saya .
Lumayan juga sih, tapi tidak sampai berdarah. Aneh sekali memang, dari 40 ekor kelinci hias yang saya pelihara, cuma satu itu saja yang perilakunya sedikit “galak”.
Selidik punya selidik, ternyata hampir 2 minggu saya jarang membelainya dan “memberi kasih sayang”. Sejak kecil, “Kelinci Kesayangan” sering saya belai sambil menyisir rambutnya agar bulu matinya copot dan mencegah gimbal/kusut.
Baru beberapa minggu ga dibelai, eh dia ngambek rupanya . Skarang setelah sering saya belai dan “minta maaf”, Kelinci Kesayangan jinak dan manja kembali, horeeee.
Ternyata kelinci punya ikatan emosional yang kuat terhadap pemiliknya sehingga dia menegur kita ketika kita lupa mencurahkan belaian dan kasih sayang. Mungkin itu sebabnya ada istilah “kelinci percobaan” kepada setiap objek percobaan ( termasuk manusia )
karena banyak kesamaan antara perilaku/psikis kelinci dengan manusia. Percaya? Silahkan buktikan sendiri….
BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA
Halaman Berikutnya
